BAPELKES.ID– Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Utara resmi menutup Kegiatan Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) pada Minggu, 21 Juni 2026.
Kegiatan intensif yang berpusat di Hotel Quality Manado ini telah berlangsung selama lima hari, sejak 17 hingga 21 Juni 2026. Agenda tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Bapelkes Provinsi Sulawesi Utara, Normalia Saludung, SKM.
Selain dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan jajaran pejabat struktural Dinkes Bolmut, acara penutupan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Pelatihan Bapelkes Prov. Sulut beserta jajaran panitia penyelenggara.
Dalam sambutan penutupnya, Kepala Bapelkes Prov. Sulut, Normalia Saludung, SKM, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan semangat para peserta selama mengikuti pelatihan di Manado. Beliau berharap ilmu dan keterampilan yang didapatkan dapat langsung diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing.
"Keamanan pangan siap saji adalah aspek krusial dalam kesehatan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan para Tenaga Sanitasi Lingkungan memiliki kompetensi yang semakin tajam dalam melakukan pengawasan, pembinaan, serta memastikan konsumsi pangan masyarakat di Bolaang Mongondow Utara benar-benar aman, sehat, dan higienis," ujar Normalia.
Sebagai simbolisasi berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan dengan sukses, di akhir acara penutupan dilakukan penyerahan laporan pelaksanaan kegiatan secara formal. Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bapelkes Prov. Sulut, Normalia Saludung, SKM, kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Kehadiran jajaran struktural Dinkes Bolmut dan tim penyelenggara Bapelkes Sulut dalam momentum ini menegaskan sinergi yang kuat dalam komitmen peningkatan kapasitas SDM kesehatan. Dengan selesainya pelatihan ini, para Tenaga Sanitasi Lingkungan Kabupaten Bolmut kini siap diterjunkan kembali ke lapangan dengan standardisasi pengawasan yang lebih profesional demi menjaga derajat kesehatan masyarakat.