BAPELKES.ID– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boalemo berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya dua pelatihan teknis sekaligus bagi tenaga kesehatan tingkat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Boalemo : Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia bagi Pengelola Program Kusta dan Frambusia Tingkat Puskesmas.& Pelatihan Pengawasan Keamanan Pangan Siap Saji Berbasis Risiko bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama lima hari, terhitung mulai tanggal 27 April hingga 1 Mei 2026, bertempat di Hotel Quality, Kota Manado, Sulawesi Utara. Guna memastikan mutu pelatihan yang terstandarisasi, Dinkes Kabupaten Boalemo menggandeng Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Utara sebagai mitra penyelenggara.
Pelatihan pertama difokuskan pada penguatan surveilans dan tata laksana penyakit tropis terabaikan (Neglected Tropical Diseases), khususnya Kusta dan Frambusia. Melalui pelatihan ini, para pengelola program di Puskesmas dibekali kemampuan deteksi dini serta penanganan yang tepat guna mencapai target eliminasi kedua penyakit tersebut di wilayah Boalemo.
Sementara itu, pelatihan kedua menyasar para Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL). Seiring dengan meningkatnya industri kuliner, pengawasan pangan siap saji berbasis risiko menjadi krusial. Para peserta dilatih untuk melakukan inspeksi kesehatan lingkungan secara terukur guna memastikan konsumsi pangan masyarakat aman dari kontaminasi biologi, kimia, maupun fisik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo (atau pejabat yang mewakili) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bapelkes Sulawesi Utara atas kerja sama yang terjalin baik.
"Peningkatan kapasitas SDM adalah kunci utama transformasi kesehatan. Kami berharap, sepulangnya dari Manado, para peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat ke Puskesmas masing-masing demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Boalemo," ujarnya.
Pihak Bapelkes Sulawesi Utara juga menyambut positif inisiatif Dinkes Boalemo yang dinilai progresif dalam meng-up-grade kompetensi jajaran kesehatannya. Selama pelatihan, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat dalam diskusi kasus, simulasi, dan praktik lapangan yang dipandu oleh para fasilitator dan widyaiswara yang kompeten di bidangnya.
Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan ada dampak nyata berupa penurunan angka penularan penyakit menular serta meningkatnya standar higienitas pangan siap saji di Kabupaten Boalemo.